Pucker Up: The History of Red Lipstick

marilyn monroe

merah lipstick history

1. All Natural, 3000 BC:
Wanita Mesopotamia kuno sering dikreditkan sebagai wanita pertama yang menemukan dan memakai lipstik, menggunakan batu permata yang dihancurkan untuk menghias bibir mereka. Orang Romawi Kuno, terutama kelas atas, juga menggunakan warna bibir buatan sendiri. Orang Mesir mengikutinya, termasuk Cleopatra VII, yang akan menghancurkan semut dan carmine di dasar lilin lebah untuk mewarnai bibirnya dengan warna merah.

2. Cocok untuk seorang Ratu, Mid-1500:
Popularitas Lipstick akhirnya mati di kalangan kelas atas, karena orang menganggap itu hanya cocok untuk pelacur dan wanita kelas bawah. Ratu Elizabeth I, bagaimanapun, menghidupkan kembali penampilannya karena dia sering memilih untuk mengenakan wajah putih pucat dengan bibir merah terang.

3. Menghasilkan ke Pengadilan, 1770:
Bibir merah disambut dengan kontroversi lagi ketika Parlemen Inggris mengesahkan undang-undang yang menyatakan bahwa perempuan yang dibuat-buat adalah para penyihir yang berusaha memikat laki-laki ke dalam pernikahan. Sikap bahwa riasan adalah bentuk penipuan umum pada saat itu.

4. Di Layar Besar, Akhir 1800-an:
Air pasang kembali berputar ketika katalog Sears Roebuck menawarkan rouge untuk bibir dan pipi. Sekarang, lipstik diwarnai dengan pewarna carmine yang diambil dari sisik serangga cochineal (yang pasti terasa menarik). Aktris sangat tertarik dengan lipstik merah karena mereka perlu menggelapkan warna bibir alami mereka agar menonjol pada film hitam-putih.

5. Going Mainstream, Awal 1900-an:
Pada tahun 1915, Maurice Levy menemukan tabung lipstik logam pertama – sebelum ini, lipstik dibungkus dengan kertas sutra, yang membuatnya sulit untuk dibawa kemana-mana dan diaplikasikan di perjalanan. Dalam beberapa tahun, perusahaan kecantikan besar termasuk Chanel, Guerlain, Elizabeth Arden, dan Estée Lauder, mulai menjual lipstik.

merah lipstick history

6. The In Crowd, 1940-an:
Elizabeth Taylor terkenal karena bibirnya yang merah dan sering diingat karena mengatakan, “Tuangkan dirimu minum, kenakan lipstik, dan kencangkan dirimu.” Perusahaan seperti Maybelline, Revlon, dan CoverGirl menemukan wanita 16 tahun ke atas dan menjadi pelanggan setia untuk produk mereka.

7. The Hollywood Effect, 1950-an:
Pada ’50 -an, lipstik merah dipakai oleh sebagian besar dan dipeluk sebagai tambahan seksi untuk pakaian apapun. Bintang mendorong kosmetik lebih jauh, dengan Marilyn Monroe, Rita Hayworth, dan Ava Gardner dikenal karena memakai warna yang berani. Saat itu, 98 persen wanita AS mengenakan lipstik.

8. Keluar dengan Old, 1960-an dan 1970-an:
Warna baru lipstik mulai muncul, menjadikan warna merah klasik hanya satu dari banyak pilihan. Warna pastel dan nude menjadi populer di era mod, sedangkan gerakan punk membawa warna hitam dan ungu.

9. Masih Klasik, 1980-an dan 1990-an:
Jangan khawatir di sini – merah membuat comeback, dengan raksasa kecantikan M.A.C. memperkenalkan garis pertama lipstik mereka dan Madonna mengayunkan bibirnya yang sempurna. Warna lipstik lainnya terus diungkap, tetapi merah selalu asli – sebuah revolusi dunia makeup.

10. Kekuatan Merah, 2014:
Wanita dari segala usia dan karier terus mengguncang bibir merah, dengan banyak selebriti mengadopsinya sebagai tampilan tanda tangan mereka. Dari Gwen Stefani hingga Taylor Swift ke Emma Stone, bibir merah – dan efeknya yang kuat – jelas di sini untuk tinggal.

Terkait:

Telling Talons: The History of the Manicure

Keajaiban Dua Bagian: Sejarah Bikini

The Beauty Mark: The History of Women and Their Tattoos

Perlindungan Primer: The History of the Pill

Kredit Foto: Getty Images

Loading...